Cerita tentang Kampung Inggris (Bagian 3/ Habis)

Gue berharap di bulan kedua ini akan lebih menyenangkan. Di awal periode saat sedang menikmati kelas-kelas baru tiba-tiba gue dapet panggilan untuk test di salah satu accountan firm di Jakarta. Dan gue memutuskan untuk pulang tapi rasanya saat itu belum rela buat pulang ibaratnya lagi sayang-sayangnya sama pacar lalu disuruh putus. Akhirnya setelah test nya selesai (dan gue ditolak) gue balik lagi ke Pare untuk menyelesaikan program yang gue ambil.

Perjalan sendiri ke Kediri adalah pengalaman pertama buat gue. Sendirian, keluar kota dan pake kereta api. Ada kebahagian tersendiri bisa menghirup lagi udara kota itu.

Di bulan kedua ini gue mengambil banyak kelas. Diantarannya Dynamic Speaking di Eflast, dan Job Interview di Elfast.
Ada yang berbeda di bulan kedua ini gue menemukan teman-teman yang hebat dan guru-guru yang menginspirasi. Dynamic Speaking adalah kelas yang paling berkesan selama disana.

Karena Guru dan teman-temannya luar biasa. Dalam waktu singkat Mr. Fian bisa membuat kita mengenal satu sama lain lebih dekat. Biacara tentang mimpi-mimpi masa depan sampai dengan what will we do to be a good parents in the future. He is one of my favorite teacher in Pare.

Baca juga:

Comments

comments